DIDUGA ADA KEJANGGALAN DI SPBU DUL: SEJAM USAI BONGKAR PERTALITE, PENGANTRI DIARAHKAN BELI PERTAMAX

BAROMETER86.COM— Aktivitas di SPBU 24.331.67 yang berlokasi di Kelurahan Dul, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, menjadi sorotan setelah muncul dugaan kejanggalan dalam pelayanan penjualan bahan bakar minyak (BBM).

Berdasarkan informasi yang diterima, sekitar satu jam setelah pembongkaran BBM jenis Pertalite, para pengantri disebut-sebut diarahkan untuk membeli BBM jenis Pertamax. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai mekanisme penyaluran Pertalite dan alasan konsumen diarahkan membeli BBM jenis lain.

Situasi tersebut perlu mendapat penjelasan terbuka dari pengelola SPBU. Apakah stok Pertalite benar-benar habis, penjualan dihentikan sementara, atau terdapat kebijakan operasional tertentu yang menyebabkan pengantri diarahkan membeli Pertamax?

**Pertamina Patra Niaga Diminta Turun Tangan**

Pertamina Patra Niaga sebagai pihak yang berwenang dalam pengelolaan distribusi dan pengawasan penyaluran BBM sesuai kewenangannya diminta menelusuri informasi tersebut. Klarifikasi diperlukan untuk memastikan apakah pelayanan di SPBU 24.331.67 telah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Bacaan Lainnya

Patra Niaga juga diharapkan memberikan penjelasan mengenai waktu pembongkaran Pertalite, ketersediaan stok setelah pembongkaran, serta alasan pengantri disebut diarahkan membeli Pertamax. Pemeriksaan berdasarkan data penyaluran dan catatan operasional SPBU akan membantu menjawab pertanyaan publik secara objektif.

Masyarakat berhak memperoleh pelayanan yang jelas dan transparan. Karena itu, apabila ditemukan ketidaksesuaian dalam penyaluran maupun pelayanan BBM, pihak terkait diharapkan menindaklanjutinya sesuai aturan.

Barometer86.com akan berupaya meminta konfirmasi kepada pengelola SPBU dan Pertamina Patra Niaga terkait dugaan tersebut. Hingga berita ini disusun, dugaan kejanggalan itu masih memerlukan verifikasi dan klarifikasi resmi agar tidak menimbulkan kesimpulan yang prematur.

(Rd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *