Tambang Timah Kampak Bantu Ekonomi Warga, Biaya Sekolah Anak Ikut TerbBANGKA BARAT – Aktivitas pertambangan timah di kawasan Kampak, Desa Jebus, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, menjadi salah satu sumber penghasilan bagi sebagian masyarakat setempat.
Bagi warga yang bekerja dan menggantungkan pendapatan dari sektor tersebut, tambang timah dinilai cukup membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Tidak hanya untuk kebutuhan sehari-hari, penghasilan dari menambang juga digunakan untuk membiayai pendidikan anak.
Sejumlah warga mengaku hasil yang diperoleh dari aktivitas tambang membantu mereka membeli perlengkapan sekolah, membayar kebutuhan pendidikan, serta memenuhi kebutuhan rumah tangga lainnya.
“Yang kami cari dari tambang ini untuk kebutuhan keluarga. Anak-anak juga sekolah, jadi penghasilan sangat membantu untuk biaya pendidikan mereka,” ungkap salah seorang warga Kampak.
Ekonomi Masyarakat Ikut Bergerak
Dampak ekonomi dari aktivitas pertambangan juga dirasakan oleh masyarakat lainnya. Ketika aktivitas ekonomi meningkat, warung makan, pedagang kebutuhan sehari-hari dan usaha kecil di sekitar Kampak turut mendapatkan manfaat.
Bagi masyarakat, pertambangan menjadi bagian dari mata pencaharian yang selama ini membantu menopang kehidupan keluarga.
Namun demikian, warga juga berharap aktivitas pertambangan dapat berjalan dengan tertib dan memperhatikan ketentuan yang berlaku, termasuk keselamatan kerja dan kelestarian lingkungan.
Warga Berharap Ada Solusi
Masyarakat berharap pemerintah dapat melihat persoalan pertambangan dari berbagai sisi. Selain aspek hukum dan lingkungan, kondisi ekonomi masyarakat serta keberlangsungan pendidikan anak juga dinilai penting untuk menjadi pertimbangan.
Warga berharap pemerintah bersama pihak terkait dapat mencari solusi terbaik agar masyarakat tetap memiliki kesempatan untuk mendapatkan penghasilan, sementara pengelolaan pertambangan tetap dilakukan secara tertib, aman, dan sesuai aturan.
Bagi warga Kampak, yang paling utama adalah bagaimana aktivitas ekonomi dapat terus membantu keluarga, terutama dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka.
“Kami hanya ingin mencari nafkah dengan tenang dan anak-anak kami bisa terus sekolah,” harap warga.
Redaksi






