Bukan Sekadar Bantahan! Rutan Muntok Bongkar Hasil Investigasi soal Tudingan Transaksi Narkoba  

MUNTOK, BANGKA BARAT — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Muntok tidak tinggal diam menyikapi informasi yang mengaitkan lingkungan rutan dengan dugaan transaksi narkotika. Pihak rutan melakukan investigasi internal dan menelusuri informasi yang beredar. Hasilnya, Rutan Muntok menegaskan tidak menemukan bukti yang membenarkan tudingan adanya transaksi narkotika sebagaimana informasi yang beredar.

Kepala Rutan Kelas IIB Muntok, Andri Ferly, menjelaskan bahwa investigasi dilakukan dengan meminta keterangan pihak-pihak yang dikaitkan dalam informasi tersebut serta menelusuri materi yang menjadi dasar tudingan. Langkah itu dilakukan untuk memastikan persoalan tidak hanya dinilai berdasarkan potongan informasi, melainkan melalui pemeriksaan dan klarifikasi secara internal.

Rutan Muntok juga memberikan bantahan terhadap penggunaan sejumlah foto sebagai dasar untuk mengaitkan warga binaan dengan dugaan aktivitas narkotika. Menurut pihak rutan, dokumentasi tersebut berkaitan dengan kegiatan pemeriksaan kesehatan dan merupakan dokumentasi lama. Karena itu, foto tersebut dinilai tidak dapat dijadikan bukti bahwa telah terjadi transaksi narkotika di dalam Rutan Muntok.

Hal serupa disampaikan terkait bukti transfer yang sempat dikaitkan dengan dugaan transaksi narkoba. Pihak Rutan Muntok menyatakan telah melakukan klarifikasi kepada pihak yang berkaitan dengan transaksi tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan internal yang disampaikan rutan, tidak ditemukan hubungan antara transaksi tersebut dengan aktivitas peredaran narkotika di dalam lingkungan rutan.

Rutan Muntok menegaskan bahwa tudingan serius harus dibuktikan dengan fakta, bukan sekadar narasi atau materi yang ditafsirkan sepihak. Namun demikian, pihak rutan menyatakan tetap terbuka terhadap setiap informasi yang dapat diverifikasi. Jika memang terdapat bukti pelanggaran, tentu harus ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Bacaan Lainnya

Di tengah polemik tersebut, Rutan Muntok memastikan pengawasan terhadap warga binaan justru akan diperketat. Razia dan pemeriksaan terhadap barang-barang terlarang terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen Zero Halinar, yakni pemberantasan handphone, pungutan liar dan narkoba. Komitmen tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan tetap terjaga.

Dengan investigasi dan klarifikasi tersebut, Rutan Muntok meminta masyarakat maupun pihak-pihak yang menyampaikan informasi agar membedakan antara tudingan, dugaan dan fakta yang telah terbukti. Pihak rutan menegaskan siap mempertanggungjawabkan hasil pengawasannya dan tidak akan memberikan ruang bagi peredaran narkotika. Bantahan kali ini bukan sekadar pernyataan—Rutan Muntok menyatakan telah melakukan pemeriksaan untuk menjawab tudingan yang beredar dengan hasil investigasi internal.

Rajemawang Rajakuwek

RajeBlis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *